Ragam Sewet Wong Palembang


ec09711955d06896ef7d1ccdf9fd2553 Oleh : YASIR AMRI

PALEMBANG memang kaya dengan jenis kerajinan sewet atau tenunnya. Selain tenun Songket, wong Palembang juga mengenal sejumlah sewet atau kain lainnya, seperti sewet Tajung, sewet Pelangi, Jumputan, Peradan, dan Batik Palembang. Berikut berbagai jenis sewet yang biasa digunakan wong Palembang sejak ratusan tahun lalu ini.

SEWET TAJUNG
Sewet tajung adalah kain yang khusus di pakai untuk laki-laki kalau wanita ada kain Tajung khususnya pula yang disebut dengan kain Tajung Blongsong sedangkan kain Tajung khusus untuk pria adalah yang disebut dengan Gebeng dan ada lagi yang disebut dengan Tajung Rumpak atau Tajung Bumpak.Sewet Sewet Tajung dalam pembuatannya memakai benang emas walau tak penuh.

Macam-macam Sewet Tajung adalah
• Limar
• Limar Patut
• Petak-petak berwarna (Merah, Kuning, Biru, abu-abu dan lain sebagainya
• Gerbik
• Blongsong (khusus wanita)

SEWET PELANGI DAN JUMPUTAN
Kain pelangi ini sangat beraneka ragam dan sangat indah. Bahannya pun dari benang kain sutra serta cat khusus yang tidak luntur. Pembuatannya tetap secara tradisional.

Sewet pelangi permukaannya licin dan halus serta bias dikepal dengan tangan sedangkan kain atau sewet Jumputan itu bunga-bunganya tampak seperti di jemput-jemput dengan benang sewaktu perebusan sehingga selesainya menjadi indah dan bagus.

SEWET PERADAN
Sewet Peradan disebut juga Sewet Prada kain yang sudah jadi kemudian di Prada dengan cat emas yang khusus untuk mengecat kain. Biasanya kain yang di prada adalah kain yang bagus baik bahan maupun motifnya

SEWET BATIK PALEMBANG
Selain kain-kain yang tersebut diatas ada juga kain batik. Batik Palembang mempunyai cirri ; khusus dengan motif yang halus dan warnanya yang magis. Sewet Batik Palembang yang terkenal adalah Sewet Batik Jepri dan Batik Lasem.

Ragam Sewet Songket Palembang
cadf7378f9e4b42d44a0257305368211 Oleh : YASIR AMRI

KAIN songket diperkirakan digunakan wong Palembang sejak masa kerajaan Sriwijaya. Kain Songket yang biasa disebut wong Palembang “Sewet Songket” ini, awalnya digunakan buat tanjak atau hiasan kepala lelaki atau kain yang biasanya dipakai atau dikenakan sebagai pembalut bagian bawah pakaian wanita. Biasanya sewet ini berteman dengan kemban atau selendang. Sebagai bukti bahwa sewet songket bermula di Palembang, sebab begitu banyak ragam sewet songket yang memiliki filosofisnya sendiri.

Bahan sewet songket ini ditenun secara teliti dengan mengunakan bahan benang Ciri khas songket Palembang terletak pada kehalusan dan keanggunannya sangat menonjol serta motifnya tidak sama dengan motif kain songket daerah lain. Oleh karena itu sewet songket ini dibuat dengan bahan halus dan seni yang tinggi maka harganya cukup mahal. Biasanya dipakai pada waktu tertentu pada saat perayaan perkawinan.
Pakaian songke lengkap yang dikenakan oleh pengaten, biasanya dengan Aesan Gede (kebesaran) Aesan Pengganggon (Paksangko) Aesan. Selendang Mantri Aesan Gandek (Gandik) dan sebagainya.

Ragam Sewet Songket
• Songket benang mas Lepus dan warna-warni
• Songket benang mas Lepus Biasa
• Songket benang mas Lepus Jando Beraes (Hijau,merah dan Kuning)
• Songket benang Jando Penganten (Hijau dan Merah)
• Songket benang emas Bungo Inten
• Songket benang emas Tretes Midar atau Bidar
• Songket benang emas pulir Biru
• Songket emas Kembang Siku Hijau
• Songket benang emas Bungo Cino
• Songket benang Pacik
• Songket benang emas Cukitan

SUMBER : Berita Musi

About Iwan Lemabang
aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa. LEMABANG 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s