Ketika Danau OPI Tidak Lagi Menjanjikan Keuntungan


Danau OPI Jakabaring
Danau OPI Jakabaring, Palembang

PALEMBANG – Danau OPI Jakabaring sebagai salah satu alternatif objek wisata, dirasakan pedagang tidak lagi subur seperti beberapa tahun lalu. Jumlah pengunjung yang terus berkurang, berdampak semakin sedikitnya penjualan dagangan yang dijajakan.

Dibincangi Sripoku.com, Minggu (13/5/2012), Hakim, salah seorang pedagang jagung bakar dan es kelapa muda di sekitar kawasan danau mengaku, tidak tahu pasti penyebab berkurangnya jumlah pengunjung ini.

Ia hanya tahu, jika dagangannya kini tidak banyak laku. Harapan bisa membawa uang lebih hanya di tunggu pada hari Sabtu dan Minggu.

“Kalau dahulu jagung saya bisa habis 10 Kg per hari, sekarang 3 Kg saja syukur. Itu pun kalau hari Sabtu dan Minggu. Hari biasa di sini sudah mulai sepi,” ujar Hakim.

Hal senada dikatakan Ika, salah seorang pengelola alat permainan seperti banana boad dan bebekan. Menurut dia, sejak danau ini sering memakan korban, masyarakat seolah takut untuk berkunjung ke tempat wisata ini. Alhasil, penyewa alat permainan miliknya terus berkurang.

“Biasanya sehari ada lima sampai 10 orang yang sewa. Sekarang setengah hari paling ada satu,” katanya, seraya menyebutkan harga sewa Rp 10 ribu per orang untuk tiga putaran banana boad, dan Rp20 ribu untuk sewa bebekan selama setengah jam.

Apa yang dikatakan dua warga ini bisa jadi sebagai ekspresi kegundahan yang dirasakan belakangan ini. Sebagian besar pedagang mengakui jika suasana wisata di Danau OPI tidak semenarik dahulu. Apalagi saat ini mulai banyak tempat wisata yang menyediakan beragam fasilitas permaianan air seperti OPI Water Fun dan sejenisnya.

Padahal dibanding beberapa tahun lalu, tidak banyak yang berubah dari danau ini. Airnya masih menyuguhkan pemandangan indah dengan ombak kecil yang membiru. Sejumlah pondokan tempat bersantai juga masih berdiri kokoh, kendati jumlahnya sudah berkurang. Bahkan pemerintah sudah membangun lima gazebo empat meter persegi untuk pengunjung bersantai atau makan bersama.

Dari segi ketersediaan jajanan atau makanan, di tempat ini juga cukup lumaian untuk kawasan wisata umum terbuka dan gratis. Sebuah jagung bakar bisa didapat dengan uang Rp 4 ribu, dan es kelapa muda (es dogan) Rp8 ribu.

Penulis : Eko Adiasaputro
Editor : Hendra Kusuma
Sriwijaya Post – Minggu, 13 Mei 2012 18:10 WIB

Danau OPI Jakabaring
Danau OPI Jakabaring, Palembang

About Iwan Lemabang
aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa. LEMABANG 2008

One Response to Ketika Danau OPI Tidak Lagi Menjanjikan Keuntungan

  1. Orang lebih suka ke danau Jakabaring sekarang, selain tempatnya jauh lebih rapi, bersih, airnya juga jernih sama kek danau OPI, terlebih aksesnya gag jauh dari kota, dan yang paling penting danau jakabaring itu AMAN, ada yg jaga, dari gerbang depan ampe ke ujung ujung JSC karna berada dalam komplex JSC yang notabennya Exs Seagames Venue, Apalagi JSC itu udah jadi sorotan nasional. Bikin orang makin interest aje..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s